PADEPOKAN ILMU KEDIGJAYAAN TANAH KAMULYAN diasuh oleh KI AGENG KAMULYAN Menangani Berbagai Problem Anda : MERUKUNKAN SUAMI ISTRI, PENGASIHAN, WIBAWA, REJEKI, PENGLARIS, KESUKSESAN, KARIR, JABATAN, KEARTISAN & BERBAGAI PENYAKIT DALAM SERTA PENYAKIT YANG SUSAH DISEMBUHKAN, INSYAALLAH ATAS IZIN ALLAH SEMUA BISA DITANGANI. JAM PRAKTEK PAGI JAM 08.00-18.00 WIB, MALAM JAM 20.30-22.30WIB BUKA SETIAP HARI. Alamat : Desa Kambangan RT 27/06 Blok Kamulyan kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal. HP. 085869999379, 085747777735, 082243919912, 085786411110,083861496777, 081328048777 (Ki Ageng Kamulyan)

Kamis, 21 Maret 2013

DOA CEPAT PULANG AYAH

" SECERCAH HARAPAN INDAH AKAN SENANTIASA BERKIBAR PADA TIAP INSAN DI DUNIA INI NAMUN ITUPUN TIDAK MENJADIKAN DIRI INI TERLENA DALAM KESENANGAN DAN KEGEMBIRAAN KARENA HAL-HAL SEPERTI ITU TIDAKLAH BISA DIPREDIKSI KAPAN AKAN BERAKHIRNYA TETAPI SEMUA ITU DAPAT DI JAWAB KALAULAH MASING-MASING MAMPU MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT SEBAGAI TULANG PUNGGUNG PERTOLONGAN YANG SANGAT SULIT DI PECAHKAN SEHINGGA DIRIMUPUN MAMPU MENGGAPAI APA YANG SELAMA INI DI CITA-CITAKANNYA MEMPEROLEH KEBAHAGIAAN YANG ABADI HINGGA AKHIR KHAYATNYA " 
¤¤¤ HANYA TINTA YANG BISA AKU GORESKAN HANYA KATA YANG BISA AKU UCAPKAN HANYA SYAIR YANG BISA AKU LANTUNKAN HANYA SUARA YANG BISA AKU LANTANGKAN HANYA SEMANGAT YANG BISA AKU KOBARKAN HANYA JIWA DAN RAGA YANG BISA AKU KORBANKAN HANYA KEDAMAIAN YANG BISA TEBARKAN HANYA KASIH SAYANG YANG BISA AKU BERIKAN SEMOGA ALLAH MEMBERI BERKAH DAN HIDAYAH BAGI SEMUA INSAN DI DUNIA INI.AMIIN ¤¤¤ 
ASSALAMUALAIKUM WR.WB.
Fenomena kehidupan di dunia ini akan selalu menjadi misteri sebagai sejarah panjang yang tak pernah terlupakan oleh generasi selanjutnya. Bahkan dari tatacara hingga perilaku kehidupannya menjadi perbedaan dan corak sebagai warna warni kehidupan selama menjalani di dunia yang fana ini, namun itupun tidak menjadikan manusia untuk saling bermusuhan dan menghancurkan antara yang berbeda keyakinan dan cara hidupnya. Tetapi semua perbedaan itu adalah lambang dari dunia bahwa ALLAH SWT menciptakan manusia mempunyai sifat dan perilaku yang berbeda pula. Bahkan dari ras, suku, adat bahkan agama dan itu semua untuk saling sadar diri untuk masing-masing mampu mengendalikan diri demi menjaga keharmonisan antar bangsa dan dunia. Namun kalaulah yang ada mereka bermusuhan bahkan saling membunuh maka itu lambang kehancuran bumi ini maka dari itulah masing-masing sadar diri untuk lebih mengedepankan kasih sayang dan kedamaian disetiap menyelesaikan permasalahan begitupun perjalanan dalam menggapai bahtera rumah tangga tentulah akan sangat sulit sekali untuk menjalin rumah tangga bahagia apalagi kalaulah yang di pikirkan di dalam rumah tangga hanya materi saj, tentulah akan menimbulkan gejolak keretakan rumahtangga itu sendiri karena pada dasarnya sifat manusia memang sangatlah sensitif sekali dengan emosional. Maka dengan cepat pula membuat situasi menegangkan dalam rumahtangga akan tampak dengan ucapan " PERCERAIAN " namun itulah setiap perjalanan manusia akan selalu dipenuhi angkara murka dan kebencian tapi merekapun tak sadar bahwa kebencian adalah lambang kehancuran bagi kehidupannya sendiri. Memang perjuangan untuk membina keluarga dalam naungan keluarga sakinah mawahdah warohmah tentulah membutuhkan keikhlasan dan kesabaran di masing-masing pihak baik dari istri maupun suaminya. Namun kalaulah mereka tak mampu mengendalikannya maka harapan tuk membina keluarga yang bahagia akan kandas di tengah jalan dan yang jadi korban adalah anaknya yang masih kecil hingga anakpun akan mengucap " DOA CEPAT PULANG AYAH !" Karena sebuah perceraian tentulah akan mengorbankan perasaan di masing-masing suami dan istri dan sudah tentu yang lebih menderita lagi adalah sang anak karena iapun akan bingung kemanakah harus mengikuti jejaknya kepada sang ibu ataukah sang ayah dan semua itu perjalanan yang sangat menyakitkan bagi sang anak hingga hidup dalam duka nan lari. Maka dari itulah hindarkan kata perceraian demi mengobati duka lara sang anak jangan kamu pikir perceraian yang kamu lakukan akan membahagiakanmu justru akan menjadikanmu semakin dalam kondisi terpuruk dalam derita dan putus asa masih banyak jalan menuju rumahtangga sakinah mawahdah warohmah tentunya dengan selalu mendekatkan diri kepada ALLAH SWT atau bisa minta bantuan doa melalui habib, kyai, ustad ataupun dukun/paranormal yang terpenting di niatkan dengan keikhlasanmu jangan pula kamu tergoda oleh orang yang menolongmu tetaplah kamu pada jalur membina keluargamu untuk menjadi keluarga sakinah mawahdah warohmah. Tentunya ini yang harus bisa di jadikan pembenahan demi pembenahan menuju rumah tangga bahagia jangan kamu korbankan perasaanmu sendiri dengan keegoisan masing-masing tapi berusahalah untuk sadar diri dan mengoreksi segala kekurangan dan kesalahan yang ada pada dirinya sendiri bukan malah saling tuding dan menyalahkan sehingga kata perceraianpun akan muncul di masing-masing pihak. Jadikanlah segala harapan didalam menggapai rumahtangga bahagia adalah hal penting demi kelanggengan hidupmu bukan pula sebuah kehidupan yang kamu jalani hanya untuk materi dan kemewahan dunia saja namun binalah rumahtanggamu dengan kasih sayang kalian karena jalan inilah yang akan menjadikanmu semakin dalam kebahagiaan walaupun memang keretakan rumahtangga tidaklah kapan di prediksi waktunya namun yang jelas itu akan terjadi kalaulah masing-masing tak mampu mengendalikan hawa nafsunya maka mulailah dari sekarang untuk mengedepankan kasih sayang dan kedamaian serta salinglah mendoakan diantara ayah, ibu dan anak bukan malah saling menebar kebencian dan senyum sinis dan bimbinglah anak-anakmu untuk selalu mendoakan agar rumahtanggamu tetap dalam tongkat yang kuat dan kokoh berdiri bukan malah mengajari anak-anak dalam hal emosional tetapi ajarilah anak-anakmu dalam ajaran kasih sayang dan kedamaian bukan pula mengajari anak-anakmu untuk membenci masing-masing demi pembelaan dirinya sendiri katakanlah jika sang ayah benci istrinya maka sang ayahpun akan mengucap : " hai anaku sayang, ibumu tak pernah menyayangimu maka itu janganlah kamu menuruti apa kata ibumu ?" Begitupun yang terjadi sebaliknya jika sang istri membenci suaminya maka iapun akan berkata kepada anaknya : "hai anaku sayang, ayahmu tak pernah menyayangimu maka itu janganlah kamu menuruti kata-kata ayahmu dan jangan pernah kamu menyayanginya? Dari kata-kata di atas tentulah akan di ucapkan jika rumahtangga yang dijalani sudah tidak mengalami keharmonisan lagi tentunya hal-hal seperti ini haruslah di hindari demi menjaga anak menyongsong kehidupan masa depannya jangan hanya karena keegoisan kalian nasib anakmu menderita dalam kesedihan apakah kalian pikir dengan perceraian anak-anakmu bakal bahagia tentunya ini hal-hal yang perlu di perhatikan demi menuju rumahtangga sakinah mawahdah warohmah. Segenggam harapan akan selalu aku gaungkan demi menyongsong kehidupan yang lebih baik bukan pula untuk memaksa dalam keinginan yang membara namun harapan tetaplah harapan akan selalu menjadi penyemangat dan dayung di dalam mencari sebuah makna kehidupan yang sebenarnya jangan pula menjadikan harapan yang tak pasti tetapi kejarlah harapan demi mencari kehidupan bahagia dalam doa dan harapan menuju kunci dari segala sumber kehidupan yang sebenarnya maka mulailah 12.dari sekarang untuk memperbaiki diri dalam membina rumahtanggamu serta jadikanlah tangisan dan doa anak-anakmu sebagai pemersatu rumahtanggamu jangan pernah kamu sakiti anakmu dengan perceraianmu tetapi didiklah anak-anakmu dengan kelembutan dan kasih sayang karena segala kunci kebahagiaan rumahtangga akan selalu di pegang oleh istri dan suami maka itulah masing-masing untuk bisa bersabar dan ikhlas di dalam menjalani kehidupan ini yang semakin hari tentulah akan semakin banyak pula tantangannya namun dengan kamu selalu memerangi hawa nafsumu dan mendekatkan diri kepada ALLAH SWT maka harapan 13.kamu di dalam mendayung bahtera rumahtanggamu akan memperoleh dari apa yang kamu banggakan dan kamu cita-citakan rumah tangga sakinah mawahdah warohmah. Cintailah istri dan anak-anakmu dengan penuh kasih sayangmu begitupun dengan sebaliknya cintailah suami dan anak-anakmu dengan penuh kasih sayangmu serta binalah rumah tanggamu dalam naungan kasih sayang dan kelembutan jangan pula cintamu hanya karena materi saja namun datangkanlah kasih sayang dan cintamu dari lubuk hatimu yang paling dalam serta yakinlah kamu bisa membawa rumahtanggamu dalam kebahagiaan dan kasih sayang jangan pula kamu bilang berat tetapi berjuanglah dan berdoa jangan pula kamu berputus harapan semua apa yang kamu cita-citakan selama ini akan kamu dapatkan kalaulah kamu mampu menerapkan dirimu dalam naungan kasih sayang. Namun kalaulah kamu tidak bisa membawanya dan hanya hidup dalam angkara murka dan kebencian maka apa yang kamu banggakan dan cita-citakan selama ini akan kandas di tengah jalan, mulailah dari sekarang untuk mencoba menyanyangi semua mahluk ciptaan TUHAN dengan jalan inilah kamu akan mampu mengetahui segala unsur kehidupan dan cara menanganinya pula karena pada dasarnya kehidupan manusia akan selalu di landasi oleh dua nafsu diantaranya adalah nafsu baik dan nafsu buruk Namun dengan kamu berusaha menjalani kehidupan ini dengan kebaikan maka kamupun akan memperoleh kebahagiaan tetapi kalaulah yang kamu jalani hanya keputusasaan dan berbuat jahat saja maka kamupun akan memperoleh kehidupan duka nan lara dan semua itu yang memberikan adalah ALLAH SWT maka dari itulah masing-masing pihak untuk lebih menerapkan kelembutan dan kedamaian di dalam menjalani kehidupan ini jangan pula kamu menyakiti hati manusia lain sekalipun dari berbagai suku, ras, adat dan agama karena DOA ORANG TERANIAYA akan menjadikanmu semakin terpuruk dalam penderitaan maka itulah untuk hidup dalam naungan kasih sayang karena jalan ini akan menjadikan kamu bahagia selamanya tanpa ada beban menyelimuti. Setiap kata dan ucap selalu teriring dalam doa insan di bumi ini sebagai rasa cinta dan syukur atas apa yang di berikan ALLAH terhadap kita semua maka sudah sepantasnya masing-masing untuk mampu menjadikan hidup ini dalam kebersamaan dan persatuan demi menyongsong kehidupan yang lebih baik lagi mungkin inilah yang selalu di harapkan oleh semua insan di dunia ini tetapi sayangnya sifat keserakahan manusia itulah yang menjadikan kebersamaan menjadi permusuhan dan persatuan menjadi perpecahan hanya karena memperebutkan harta dan kekuasaan padahal semua itu hanyalah perhiasan-perhiasan dunia yang tidak akan pernah merasa cukup kalaulah tanpa di barengi dengan mengendalikan hawa nafsunya sendiri maka mulailah dari sekarang untuk menyadari bahwa harta dan kekuasaan bukanlah untuk perebutan dan permusuhan tapi jadikanlah harta dan kekuasaan sebagai amanat ALLAH SWT untuk bisa menjadikan dunia ini damai dan berakhlakul kharimah bukan malah menjadikan dunia ini penuh dendam dan permusuhan. Walaupun memang ini sangatlah sulit namun jangan menjadikan kamu berputus asa untuk melakukan hal itu tetapi berusahalah sedikit demi sedikit dengan keikhlasanmu. Karena jalan inilah yang akan menjadikanmu mengalami kebahagiaan sepanjang jaman. Lihatlah kehidupan masa depanmu jangan kamu hancurkan sendiri oleh angkara murkamu tetaplah kamu pada jalur kasih sayang dan kedamaian jangan pernah kamu mempunyai niat untuk mengubah jalanmu sendiri dengan kejahatan karena segala kejahatan apapun di dunia ini akan mendapat balasan selama di dunia ini apalagi di akhirat nanti namun kalaulah kamu selalu menghidupi imanmu dengan mendekatkan diri kepada ALLAH SWT serta berbuat kebaikan maka kamupun akan mengalami kebahagiaan yang abadi maka dari itulah segala apa yang kamu lakukan di dunia ini untuk selalu ingat akan sebuah jalan kehidupan yang pernah kamu lalui sebagai cara yang paling ampuh untuk mengatasi segala permasalahan hidup ini jangan malah gak mau tahu atas nasibmu sendiri yang tak kunjung selesai dari masalah-masalah berat yang kamu hadapi ingatlah akan sebuah peribahasa " MENDAKI GUNUNG CARILAH AKAR JALANNYA " dari sinilah dapat dipetik maknanya bahwa dimanapun setiap permasalahan yang kamu hadapi maka carilah titik permasalahanmu dari awal kamu punya masalah mungkin inilah penanganan yang bisa menuntaskan dari problem beratmu namun harus pula di dasari keyakinan dan tekad dengan selalu memohon pertolongan pada ALLAH SWT begitupun dengan segala permasalahan berat yang di hadapi dalam rumah tangga tentulah harus mampu dipecahkan dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih karena segala sesuatu yang terjadi bukanlah kehendak manusia itu sendiri tetapi dengan sikap kelembutan dan kehati-hatiannya itulah maka masalah yang di hadapi dalam rumah tangga dapat di selesaikan dengan baik tanpa harus mengorbankan sang anak lihatlah masa depan anak-anakmu jangan kamu sakiti hatinya dengan perceraianmu hilangkan segala keegoisan masing-masing serta bekerjasamalah untuk bertukar pikir dari permasalahan yang di hadapi jangan hanya menanggung beban sendiri karena ibarat pepatah " PERAHU AKAN TENGGELAM JIKA TAK ADA NAHKODANYA ". Dari peribahasa di atas tentulah dapat di jadikan hikmah bahwa sekuat apapun kamu menanggung bebanmu maka tak sanggup pula jika tak ada yang menasehatimu atau setidaknya kamu harus lebih fokus mendekatkan diri kepada ALLAH SWT dengan puasa, doa dan sholat karena jalan inilah yang akan menjadikanmu memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Harapan indah tuk memupuk rumah tangga bahagia tentulah membutuhkan kesabaran dan keikhlasan di hati masing-masing dengan selalu menerapkan kasih sayang dan kedamaian jangan pernah kamu berpikir bahwa dengan perceraian hidupmu bahagia namun percayalah segala problem rumah tanggamu akan mudah di selesaikan kalaulah kalian mengoreksi segala kesalahan dan kekurangan yang ada pada dirinya sendiri bukan malah mempertahankan egonya masing-masing sehingga akan keluar kata " kamulah yang salah ! Dan akulah yang benar ! " apakah kamu yakin dengan mempertahankan kebenaran diri sendiri akan menyelesaikan segala problem permasalahan hidupmu karena pada dasarnya sifat manusia telah di landasi hawa nafsu sehingga dirinyapun merasa yakin bahwa apa yang diucapkan telah benar memang itulah sifat manusia sampai-sampai agamapun dijadikan senjata paling ampuh untuk membenci kelompok lain dengan alasan kafir dari sinilah akan di temukan kunci dari permasalahan hidup adalah dari agama itu sendiri. Jika agama yang diterapkan secara kejam dan radikal maka akan berujung kerusuhan bahkan peperangan jika dari agama yang diajarkan dengan menanamkan kasih sayang dan kedamaian maka akan timbul kedamaian pula termasuk dalam rumah tangga itu sendiri maka sudah sepantasnyalah agama masing-masing harus mampu menerapkan kasih sayang dan kedamaian hilangkan segala dendam dan permusuhan di masa lalu karena tiada manfaat sedikitpun hanya karena perbedaan politik, keyakinan maupun agama timbul kerusuhan bahkan peperangan serta ingatlah bahwa setiap kehidupan akan ada akhirnya maka tidak sepantasnya hidupmu hanya menebar kebencian dan angkara murka lihatlah semua apa yang kamu dapat selama ini harta, anak, istri dan kekuasaan tentunya ini akan menjadikanmu sadar diri agar kamu bisa mampu menjadikan hidupmu untuk selalu menebar benih-benih kasih sayang dan kedamaian namun kalaulah kamu tak mampu menjaganya hingga hidupmu hanya bertebar angkara murka maka itu akan menjadikan senjata makan tuan untuk dirimu sendiri hingga kamupun mati dalam keputusasaan dan derita tentunya ini hal-hal yang sangat perlu di perhatikan demi menyongsong kehidupan yang bahagia. Lihatlah bunga-bunga di taman jangan hanya memandang tapi tak merasakan namun pandanglah bunga itu dengan hatimu maka kamupun akan mengenal dan memahami bahwa segala gejolak yang ada di dunia akanlah dapat di tangani kalaulah masing-masing mampu memberi kelembutan dan kedamaian di hadapan musuh-musuhmu hingga kamupun memperoleh kejayaanmu sendiri.
" YA ALLAH YA ROBBI AMPUNILAH SEGALA DOSA YANG ADA PADAKU INI TIDAK ADA AMPUNAN YANG DAPAT MENGAMPUNI SEGALA KESALAHAN DAN DOSAKU KECUALI ATAS AMPUNANMU YANG MAHA KUASA ATAS SEGALA-GALANYA DAN MEMILIKI BERIBU AMPUNAN MAKA DARI ITULAH HAMBAMU MEMOHON AGAR ENGKAU SELALU MENYAYANGIKU DAN MENGASIHIKU SERTA JADIKANLAH RUMAH TANGGA PARA INSAN DI DUNIA INI MEMPEROLEH KEBAHAGIAAN TANPA ADA KATA DUKA NAN LARA SEHINGGA MEREKA BISA BERKUMPUL DENGAN ANAK2NYA DALAM NAUNGAN KEBERSAMAAN DAN KEBAHAGIAAN. AMIIN..." 
WASSALAM WR.WB.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini