PADEPOKAN ILMU KEDIGJAYAAN TANAH KAMULYAN diasuh oleh KI AGENG KAMULYAN Menangani Berbagai Problem Anda : MERUKUNKAN SUAMI ISTRI, PENGASIHAN, WIBAWA, REJEKI, PENGLARIS, KESUKSESAN, KARIR, JABATAN, KEARTISAN & BERBAGAI PENYAKIT DALAM SERTA PENYAKIT YANG SUSAH DISEMBUHKAN, INSYAALLAH ATAS IZIN ALLAH SEMUA BISA DITANGANI. JAM PRAKTEK PAGI JAM 08.00-18.00 WIB, MALAM JAM 20.30-22.30WIB BUKA SETIAP HARI. Alamat : Desa Kambangan RT 27/06 Blok Kamulyan kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal. Telp (0283) 6127773 HP. 082137388880, 085869999379,081902066616, 085747777735 (Ki Ageng Kamulyan)

Senin, 20 Februari 2012

BUBARKAN F.P.I. DAN ORMAS GARIS KERAS LAINNYA "SYIAR DAN SYAIR KEDAMAIAN 82"

Assalamualaikum wr.wb.
Salam hangat saudara-saudaraku yang ada ditanah nusantara ini saya sangatlah prihatin atas kekerasan yang terjadi di negri ini tetapi kenapa kejadian seperti ini dibiarkan saja hingga menyebar luas semakin menjadi-jadi sehingga dari pedagang, supir, tukang becak atau yang lainnya mereka pun berdatangan ketempatku dan berkata "aduh KI AGENG kami sangat resah atas kerusuhan yang ada di negri ini karena kami tidak bisa mencari nafkah karena ulah mereka, terutama FPI karena ormas ini selalu saja bikin kami takut? Jawab  KI AGENG : ''Memang agama manapun tidak membenarkan kekerasan terutama islam, tapi baiknya kalian berdoa saja semoga ada yang peduli akan pembubaran ini?  Kalau sudah begini yang patut disalahkan siapa? Apakah kalian-kalian tidak berani membubarkan FPI ini? Ataukah kalian takut sehingga kalian saling melempar tanggungjawab dari parpol dilempar ke pemerintah dari pemerintah dilempar keaparat dari aparat dilempar ke menteri dalam negeri dari menteri dalam negeri dilempar ke M.K. Lalu dari M.K. Mau dilempar ke mana lagi? Ya sudah kalau kalian takut lempar saja kesaya...Biar nanti saya lantangkan dengan suara keras...BUBARKAN FPI !!! BUBARKAN FPI !!! BUBARKAN FPI !!! BUBARKAN FPI !!! ....Aku ucapkan sampai 1 juta x, gitu aja kok repot!!! Mana pendukungku ayo dukung dengan mengucap BUBARKAN FPI !!!...Sekarang sudah jelaskan jadi tinggal ketok palu saja urusan selesai ! ! ! Dengan adanya pembubaran FPI ini menunjukan wibawa dari penegak hukum itu sendiri karena jika dibiarkan terus menerus maka sifat FPI akan merajalela, coba kalian pikirkan pengikutnya baru segitu saja berani mengkafirkan orang lain dan berbuat rusuh? Apalagi kalau pengikutnya sudah banyak mungkin akan dengan mudahnya mereka bilang tegakan hukum syariat islam : penggal leher Dan potong tangan? Lalu apakah kamu sudah siap menerima hukuman itu? Coba di negeri ini yang menerapkan azas PANCASILA DAN UUD 45, yang selalu menerapkan hukum kasih sayang dan kedamaian yang sudah dianut sejak dulu  apakah pantas dijadikan hukum kejam dan radikal, karena merekapun akan bilang hukum di negeri ini lemah jadi harus ditegakan syariat islam dengan hukuman mati?  Kalau sudah begini berapa nyawa yang akan dipenggal karena mereka tetap akan berkata PANCASILA HUKUM BUATAN MANUSIA dan bagi mereka HUKUM ALLAH YANG HARUS DITEGAKAN, tetapi pertanyaannya buat yang mengatasnamakan HUKUM ALLAH, apakah pantas kamu sendiri yang menghukum mati seseorang sedangkan kamu sendiri disaat melihat kilat dan petir akan ketakutan bahkan lari terbirit-birit masuk tempat persembunyian lalu apakah itu yang namanya orang suci lalu kenapa kamu lancang sekali berani menghukum mati seseorang dengan tanganmu sendiri lalu apakah kamu tidak berpikir dengan kamu melakukan seperti itu kamu menganggap diri kamu sebagai TUHAN membunuh tanpa memberi ampun seperti FIR'AUN tentu ini ajaran yang salah kaprah karena ALLAH S.W.T. Memiliki ampunan biarpun dosanya sebesar bumi lapis tujuh langit lapis tujuh dapat diampuniNya, tetapi jika ada orang mencuri dipotong tangannya jika ada yang korupsi dipenggal lehernya kalau sudah begini namanya hukum manusia tidak bertuhan yang mengatasnamakan agama, dengan penjelasan diatas tentu ini bisa dijadikan pemahaman bagi seluruh elemen masyarakat agar kalian jangan hanya diam saja melihat kekerasan atas nama agama atau yang lainnya dan tentu ini tugasnya para ulama agar selalu menerapkan kasih sayang dan kedamaian, jangan terprovokator kata-kata FPI yang mengatakan bahwa dibalik  pembubaran FPI adalah JARINGAN ISLAM LIBERAL, ini tentu harus bisa dipahami bersama dari dulu pun terutama saya sendiri ingin FPI dibubarkan begitu juga yang dilakukan Almarhum PRESIDEN R.I. ke 4 K.H ABDUL RAHMAN WAHID dengan panggilan (GUS DUR) apakah kalian sudah lupa apa yang dikatakan pimpinan F.P.I. yang bernama Rizieq itu dengan nada sombong menantang GUS DUR dengan ucapan "biarpun 1 juta gusdur akan saya lawan!" lalu apa yang dikatakan FPI itu lagi, dia mengatakan bahwa GUSDUR adalah kaum Liberal, sebenarnya banyak sekali kesalahan yang dilakukan FPI, saya tantang PIMPINAN FPI Si Rizieq untuk ruqiyah petir Mungkin ini yang akan menjadi tontonan terbesar di dunia yang menghebohkan dan kalian sudah menunggu-nunggu ingin bukti ilmu petir dari saya bukan, kalau memang rizieq siap! silahkan atur saja waktu dan tempatnya, kalau masalah memanggil petir atas ijin Allah semua dapat terkabul, karena saya sudah bosan melihat manusia -manusia mengatasnamakan agama dengan jalan kekerasan. Apalagi didalam Islam itu sendiri, biarkan nanti kalian yang bisa menilai sendiri dan bagi FPI jika memang diruqiyah petir tidak mau bubar saja atau setidaknya ubah jalan dakwah kalian dengan selalu menerapkan kasih sayang dan kedamaian, apakah kamu tidak kasihan jamaahmu yang membutuhkan kesejukan didalam mendekatkan diri pada Allah jangan malah kamu ubah sendiri dengan kekerasan coba kalian berpikir saya saja yang mempunyai ilmu petir tidak berbuat keonaran bahkan saya selalu menanamkan kasih sayang dan kedamaian tidak pernah terlintas sedikitpun hati ini untuk menyakiti hati orang lain karena aku sendiri tidak ingin jauh dari Allah, tugas kalian hanya mendekatkan diri pada Allah bukan malah turun kejalan berbuat keonaran dan syiarlah dengan kedamaian kalau mereka tidak mau jangan dipaksa, apakah kamu tidak pernah mendengarkan apa yang aku katakan kalau mereka sudah melampaui batas dari ketentuan Allah pastilah HUKUM ALLAH akan menimpanya bukan malah kamu yang melakukannya kalau kamu yang melakukannya justru kamu yang akan terbawa angkara murka? Sadarkan diri kalian untuk kembali kejalan Allah dengan istiqomah kalau memang kamu cinta pada negerimu ciptakan hasil karyamu untuk memajukan negeri ini bukan malah kamu berbuat keonaran dan kerusuhan, hiduplah kalian dengan rukun dan damai antar sesama jangan pernah mengatakan paling benar sendiri dan saya tegaskan sekali lagi bagi orang-orang yang selalu mengatasnamakan Agama Dengan kekerasan serta membenarkan diri sendiri, silahkan datang ketempat kami untuk ruqiyah petir biarkan nanti kamu merasakan betapa sangat menyesalnya kamu atas kekerasan yang kamu lakukan, tujuanku ini tidaklah pernah mengaku diriku suci tetapi hanya sebagai penengah bagi orang-orang yang berseteru atas nama agama dengan kekerasan karena saya pribadi mengatakan kekerasan yang kalian lakukan bukan karena atas dasar ikhlas karena Allah tetapi karena harta dan kekuasaan? Jawab dengan hatimu yang jujur tentu akan jawab IYA? Karena manusia akan selalu dinilai dari tindak tanduknya jika manusia itu sendiri mengumbar nafsu angkara murka sudah pasti doyan harta, lha wong manusia yang berusaha memerangi hawa nafsu saja masih bisa terbawa nafsu dunia apalagi hidupnya cuma bikin kerusuhan dan keonaran ya sudah pasti kalau lihat harta matanya melotot tajam tak berkedip tetapi anak buah tetap saja miskin hanya bisa menelan ludah tetapi giliran disuruh membuat kerusuhan ngikut aja seperti budak tidak bisa memahami agama dengan sebaik-baiknya, cobalah bagi jamaah yang selalu bertindak anarkis tanpa kendali diri sadarkan diri kalian perbanyak istighfar agar kalian jangan berbuat rusuh lagi karena kalau kamu sudah seperti ini justru matimu bisa masuk neraka jahanam karena kalian sudah tidak mampu memerangi hawa nafsunya pelajari apa yang tercantum didalam Al qur'an dan As sunah jangan hanya ditelan mentah saja karena didalam satu ayat al qur'an saja mempunyai banyak tafsiran yang berbeda tetapi dengan kamu menanamkan kasih sayang dan kedamaiana Insya Allah pintu surga terbuka lebar untuk kalian jangan mudah kalian terprovokator kekerasan atas nama agama ataupun kekerasan lainnya, bekerjalah kamu dengan sebaik-baiknya dan bagi kalian yang menganggur berdoalah pada Allah agar kamu mendapat pekerjaan dan bagi yang terlilit hutang berdoalah pada Allah agar hutang kalian terlunasi yakinlah akan pertolongan Allah dan bagi yang kaya raya bahu membahulah untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan peduli sama si miskin dengan cara bersedekah mungkin inilah yang akan menjadi kebahagiaan bersama, hilangkan dendam dan benci di hati kalian serta maaf memaafkanlah kalian demi menjalin tali silaturahmi serta hilangkan sifat buruk sangka di hati kalian terkusus buat dukun yang suka nyantet hentikan pelayanan seperti ini gantilah dengan ajaran berbudi pekerti sesuai dengan agama yang kamu anut agar nama dukun menjadi baik kembali seperti jaman dahulu dengan julukan KYAI jika ada pasien yang mempunyai sifat buruk sangka terhadap orang lain "dengan mengatakan bahwa dia telah di santet oleh si A?" bimbinglah dia agar pasien itu tidak lagi buruk sangka yang bisa menimbulkan fitnah dan bisa terjadi pembunuhan, nah ini juga tugas dari ulama agar didalam syiarnya jangan selalu mengatakan kafir terhadap orang yang menganut keyakinan berbeda karena itu juga bisa menimbulkan fitnah dan bisa terjadinya pembunuhan, coba kamu lihat persamaan diatas DUKUN/KYAI/ULAMA/USTAD/HABIB tentu bisa dijadikan pemikiran bersama siapapun gelarnya kalau sudah buruk sangka /mengkafirkan orang lain yang berbeda keyakinan. Tentulah akan menimbulkan fitnah dan terjadinya pembunuhan, mungkin bagi kalian akan bertanya pula "maaf KI AGENG KAMULYAN,  bukankah fitnah lebih kejam dari pembunuhan tetapi kenapa urutannya jika menimbulkan fitnah maka akan terjadinya pembunuhan dengan begitu pembunuhan tentunya lebih kejam dari fitnah bukan begitu KI AGENG, mohon penjelasannya ?" jawab KI AGENG KAMULYAN : "ya tentu itu benar adanya fitnah lebih kejam dari pembunuhan,kenapa? Karena yang namanya fitnah akan menyebar ke masyarakat bukan hanya satu dan akan terjadinya kerusuhan antar kelompok karena masing-masing membela diri  dan mencari pembelaan agar jadi pendukungnya lalu terjadilah pertikaian yang menyebabkan terbunuhnya lebih dari satu dengan begitu fitnah lebih kejam dari pembunuhan bukan? Kenapa fitnah lebih kejam dari pembunuhan, karena fitnah bisa menyebabkan permusuhan antar kelompok sedangkan untuk kata membunuh bisa diartikan membela diri saat mau dibunuh itu hukumnya wajib? Dari catatan diatas tentulah dapat dipahami bersama bukan bahwa manusia dibumi tidak sepantasnya saling bermusuhan apalagi masing-masing mempunyai agama yang selalu menanamkan kasih sayang dan kedamaian jadi kenapa harus saling bermusuhan lha wong masing-masing agama ya ingin masuk surga cuma manusianya sendiri yang haus harta sehingga terjadinya permusuhan, berikut ayat al qur'an nya :
Q.S.Yunus ayat 19-23 jus 11  yang artinya : “Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu, pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, tentang apa yang mereka perselisihkan itu. Dan mereka berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu keterangan (mukjizat) dari Tuhannya?" Maka katakanlah: "Sesungguhnya yang ghaib itu kepunyaan Allah, sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang manunggu. Dan apabila Kami merasakan kepada manusia suatu rahmat, sesudah (datangnya) bahaya menimpa mereka, tiba-tiba mereka mempunyai tipu daya dalam (menentang) tanda-tanda kekuasaan Kami. Katakanlah: "Allah lebih cepat pembalasannya (atas tipu daya itu)." Sesungguhnya malaikat-malaikat Kami menuliskan tipu dayamu. Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata): "Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur." Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri; (hasil kezalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada Kami-lah kembalimu, lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” 
Q.S.Al mu'minuun ayat 52-56 jus 18 yang artinya : “Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku. Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu. Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.
Dari ayat diatas apakah kalian tetap akan menutup hatinya dan akan selalu berbuat tanpa kendali diri dengan berbuat kerusuhan atas nama agama karena yang kamu cari sebenarnya harta dunia, sadarkan diri kalian kembalilah kepada Ajaran agama yang menanamkan kasih sayang dan kedamaian jangan pernah kalian menganggap paling benar sendiri karena kebenaran hanya milik Allah jangan sia-siakan hidupmu selalulah minta ampunan pada Allah agar kamu memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat jangan saling membenci tapi bermusyawarahlah kamu didalam memecahkan segala permasalahan hidupmu baik didalam agama ataupun pemerintahan karena ini yang akan menjadikan kalian bahagia sepanjang hidupmu, sejenak merenung akan dirimu sendiri sadarkah kalian bahwa hidupmu sudah ada yang mengatur yaitu Allah maka dari itu janganlah kalian berbuat melampaui batas dengan melakukan kerusuhan dimana-mana bahkan peperangan kalau kamu sendiri yakin akan agamamu yang bisa membawamu kedalam surganya Allah lalu kenapa kamu sendiri hidupnya penuh angkara murka tidak menjadikan perbedaan suatu rahmat tetapi kenapa perbedaan menjadi perpecahan dan permusuhan tidak pernahkah terlintas didalam hati dan jiwamu untuk mengubah syiar kerasmu menjadi syiar kedamaian jangan pernah menjadi manusia seperti batu yang tidak mau menerima nasehat orang lain tetapi jadilah kamu manusia yang damai selalu menerima pendapat orang lain dengan baik jangan malah kamu memusuhinya jangan kamu otak-atik agamamu hanya untuk kepentinganmu sendiri dalam rangka mencari pengikut sebanyak-banyaknya tetapi berusahalah bahwa agama yang kamu syiarkan sebagai penenang hati dan penyejuk jiwa manusia yang dilanda duka dan lara agar mereka tidak berputus asa lagi didalam hidupnya sehingga mereka kembali kejalan Allah yang diridhoi, koreksilah diri kalian sendiri sebagai wujud kepedulianmu mau merubah sikapmu jangan pernah kalian berbuat angkara murka jangan pula kamu memprovokator jamaahmu dengan kekerasan yang menimbulkan kerusuhan tetapi berilah mereka kedamaian didalam mendekatkan diri pada Allah tidak ada kata tidak bisa jika kamu tidak mau merubahnya kembalilah kalian kejalan agama yang menuntun kasih sayang dan kedamaian jangan pernah kamu memaksakan kehendakmu agar mereka ikut ajaranmu yang keras karena itu yang akan menjadi senjata makan tuan untukmu karena segala sesuatu haruslah dihadapi dengan ketenangan dan kedamaian bukan malah angkara murka jika kalian berbuat seperti itu maka hidupmu akan mengalami penyesalan semasa hidupmu mulailah dari sekarang untuk hidup berdampingan dengan rukun dan damai antar sesama jangan pernah ribut dan berpecah belah lihatlah bangsa Indonesia ini yang butuh pembenahan bersama bukan malah membikin kerusuhan yang akan memperburuk kondisi negeri ini, ingat apa yang aku katakan jangan pernah kalian merubah hukum kasih sayang dan kedamaian dengan hukuman kejam dan radikal karena kalau kalian memaksakan kehendaknya KI AGENG KAMULYAN akan turun tangan karena saya sendiri tidak akan tinggal diam melihat kalian membikin hukum dengan tanganmu sendiri. Tanpa memikirkan bahwa kamu masih ada yang mengawasi yaitu Allah Yang Maha Pengampun Jangan kalian bertindak melampaui batas tetapi terapkan hukum kasih sayang dan kedamaian untuk menciptakan keharmonisan didalam negeri sendiri, pembubaran FPI tentulah perlu dilakukan agar mereka bisa mengoreksi kesalahannya untuk menjadi lebih baik dan kalau toh mereka mau membentuk ormas lagi ditahan dulu sebelum mau merubah sikapnya dan pembubaran FPI ini akan menjadi pelajaran bagi ormas-ormas lain agar tidak berbuat keonaran tanpa pengendalian diri sehingga menambah kekacauan di negeri ini jangan samakan kerusuhan bukan atas nama agama (demo atau pertarungan antar pelajar atau yg lainnya) dengan kerusuhan atas nama agama contoh FPI kalau kerusuhan atas nama agama dibiarkan maka akan menimbulkan malapetaka yang besar di negeri ini yang menyebabkan pertumpahan darah antar suku ataupun golongan dan akan menambah penderitaan bagi semuanya, apakah itu yang kalian inginkan? Lalu seandainya kamu yang mati bagaimana harta tidak didapat neraka tempatnya, saya minta tolong kepada aparat keamanan dan elemen masyarakat bertindaklah secara cepat untuk menghentikan kerusuhan atas nama agama karena kalau mereka berkuasa siap-siap saja hukum pancung ada di negeri ini, apakah anda mau? Kalau bukan dari kalian sendiri yang menghentikan lalu siapa lagi? Apakah pantas aku bergerak sendiri lha wong kalian menginjakan kakinya ketempatku saja tidak bagaimana aku bisa membantu kalian mencari solusinya jadi terpaksa hanya lewat internet saja yang bisa aku tuliskan, cuma aku heran saja pada kalian saya belum pernah melihat pejabat atau orang kaya yang mampir ketempatku apa takut kali ya dimintain uangnya he..He..Ada-ada saja? Karena yang datang ketempatku mereka hanya yang terlilit hutang saja, jarang sekali yang ingin buka aura atau sejenisnya? Karena kalau mereka yang punya hutang datang ketempatku, untuk menerima sedekah dari mereka tanganku bergetar takut mereka malah tambah terbebani, apalagi jika doanya terhambat pasti datang lagi sambil menangis-nangis? Ada lagi yang datang karena sakit mereka pun tergolong miskin lagi-lagi tanganku bergetar saat menerima sedekah dari mereka karena takut membebani mereka? Harapan saya ada orang dermawan dengan muka senyum lalu mereka memberikan sedekah tentu itu tidak ada beban tentu itu yang aku harapkan padahal sebagian rejeki saya bagikan pada yang berhak semoga saja mereka tergugah untuk silaturahmi demi memecahkan masalah.
"YA ALLAH YA ROBBI AMPUNI SEGALA DOSA-DOSAKU DARI YANG KECIL SAMPAI YANG BESAR HIDUPKANLAH SEGALA APA YANG ADA DI HATI DAN JIWAKU MUSNAHKAN SEGALA NAFSU ANGKARA MURKA YANG ADA DI HATIKU DAN HATI MANUSIA DI BUMI INI, SEMOGA MEREKA SELALU MENANAMKAN KASIH SAYANG DAN KEDAMAIAN. AMIIN" Wassalam wr.wb.

6 komentar:

  1. Assalamualaikum wr wb..
    Maap kalau boleh saya mau mengkritisi sedikit:
    Dari sejak Nabi Muhammad SAW wafat hingga kini, banyak sekali manusia yang mengaku-ngaku menjadi nabi atau rasul yang terakhir umat Islam. Padahal, dari Al Qur'an sudah jelas bahwa Rasulullah SAW adalah penutup nabi-nabi. Bila para pendusta berkata “Aku adalah rasul terakhir, sedangkan Al Qur’an mengatakan Muhammad SAW adalah penutup nabi, bukan penutup rasul”, maka dia benar-benar BODOH. Nabi BELUM TENTU rasul, sedangkan rasul SUDAH PASTI nabi. Seseorang tidak akan menjadi rasul, bila ia bukan nabi. Bila Nabi Muhammad SAW adalah penutup nabi-nabi, maka SUDAH PASTI dia juga penutup rasul-rasul sebelumnya. Dan siapa saja yang mengaku, di akui dirinya sebagai seorang Rasul maka dia keluar dari islam dan bukan kalangan dari kaum muslimin "KUFUR" dan wajib bagi pemerintahan islam, bagi negeri-negeri islam, bagi penguasa islam untuk memerangi orang-orang yang mengaku dirinya sebagai Rasul dan yang mengakui dirinya Rasul, di perintah untuk bertobat sebagaimana abu bakar as sidiq telah memerangi Musaila Al Kahzab ketika dia mengaku dirinya Rasul dan siapa saja yang membiarkan maka artinya dia membantah Ayat AlQur'an.
    Nah, dari keterangan di atas sudah jelas pada waktu itu pemerintah kita hanya membiarkan saja sebagaimana yang di ucapkan oleh seorang tokoh pemerintah kita waktu itu(gak berani nyebutin) "BIARKAN AHMADIYAH MENIKMATI KESESATANNYA JANGAN KITA GANGGU" dan di jawab oleh tokoh FPI "BILA SUATU SAAT KAMU PUNYA ISTRI DI PERKOSA PENJAHAT, MAKA KATAKANLAH BIARKAN PENJAHAT ITU MENIKMATI KEJAHATANNYA"
    Jadi yang saya tangkap mana ada pemerintah, polisi mau tangkap kalau ISLAM belum marah. Cobak aja kalau misal ada polisi gadungan kalo gak bonyok!tu urusan dunia men terus bagaimana dengan nabi/Rasul palsu??

    Kalau bapak berkenan bisa liat di sini:
    Pernyataan ketua FPI lewat ceramah beliau:
    http://www.youtube.com/watch?v=pSQ04yvB9OM
    Lewat TV ONe tentang penyerangan:
    http://www.youtube.com/watch?v=5iW6G4eh6II
    Orasi Ketua FPI:
    http://www.youtube.com/watch?v=_hLgDw6z3aU
    Pernyataan Ust abd Hakim Bin Amir Abdat:
    http://www.youtube.com/watch?v=4L66dYpksNo
    Ajakanubahallah Beliau:
    http://www.youtube.com/watch?v=1cxwRyYBSxU

    Terimakasih. untuk para pembaca sekalian yg saya sampaikan ini bukan dari saya apa adanya melainkan dari berita, internet dan youtube tdk sesekali menyalah benarkan salah satunya.

    BalasHapus
  2. "BIARKAN AHMADIYAH MENIKMATI KESESATANNYA JANGAN KITA GANGGU" dan di jawab oleh tokoh FPI "BILA SUATU SAAT KAMU PUNYA ISTRI DI PERKOSA PENJAHAT, MAKA KATAKANLAH BIARKAN PENJAHAT ITU MENIKMATI KEJAHATANNYA"

    kalimat di atas jelas bedalah:
    kalo masalah ahmadiyah itu masalah keyakinan sedangkan perkosaan itu masalah kriminalitas.

    jadi biarkan saja orang mo beribadah sesuai keyakinannya,dan yang melakukan perkosaan biarlah itu urusan aparat.
    kalo mo bilang sesat,banyak juga diantara kita yang tersesat kok..di saat Ada yang memeberantas ahmadiyah dengan cara kekerasan maka setan tertawa bertepuk tangan menandakan kemenangan.
    tidak mudah mengeluarkan fatwa halal dan haram,ibaratnya seorang ulama yang akan mengeluarkan fatwa ,sepertinya kaki sebelahnya hampir sudah di neraka,karena akan diminta pertnggungjawabnnya kelak.apalagi menghalalkan untuk membunuh orang yang katanya sesat dan kafir.sebab orang kafir,Sesatpun manusia mahluk ciptaan Allah,kalo sembarang membunuh/menyakitinya berati kita sudah lancang terhadap ALLAH.
    berdakwah dengan kekerasan maka hanya akan memperburuk citra islam itu sendiri.
    tengoklah sejarah bahwa Nabi berdakwah dengan cara damai,pedang hanya akan keluar ketika ada serangan,selama tidak ada serangan Nabi tidak akan pernah mengangkat senjata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersihkan hati dengan petir untuk mendapatkan keridhoan-Nya, agar kita menjadi orang-orang mu'min, bukan orang-orang yang fasik.
      Firman Allah:

      Dialah tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung. Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-NYA, dan Allah melepaskan halilintar lalu menimpakan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dialah Tuhan yang maha keras siksanya. (Q.S. Ar Ra'd : 12-13)
      Dan ada pun kaum tsamud maka mereka telah kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai buta (kesesatan) dari petunjuk itu maka mereka disambar petir azab yang menghinakan disebabkan apa yang mereka kerjakan. Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka adalah orang-orang yang bertaqwa (Q.S. Fushshilat : 17-18)
      Atau seperti (orang-orang yang tertimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karen (mendengar suara) petir, sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir. (Q.S. Al-Baqarah : 19)
      Ahli kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan sebuah kitab yang turun dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. mereka berkata : "Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata." maka mereka disambar petir karena keazlimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata. (Q.S. An-Nisa : 153)
      Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, lalu mereka disambar petir dan mereka melihatnya (Q.S. Adz-dzaariyaat : 44)
      Dan masih banyak ayat-ayat lainnya.

      "Marilah kita hidup berdampingan secara rukun, damai, saling menghormati, dan menghargai sesama manusia seagama maupun berbeda agama, dengan makhluk Allah yang lain baik yang terlihat secara kasat mata atau pun yang tidak terlihat secara kasat mata, agar hidup semakin indah untuk mendapatkan ridho dan ampunan Allah SWT."

      Hapus
    2. itulah kenapa saya menyarankan kepada pimpinan FPI dan semua pimpinan Islam garis keras lainnya untuk "RUQYAH PETIR"

      Hapus
  3. Edan musuh2 islam udah mulai menampakan batang hidungnya,,itu salah satu tanda menjelang hari kiamat,,,,yg benar disalahkan dan yg salah di benarkan,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersihkan hati dengan petir untuk mendapatkan keridhoan-Nya, agar kita menjadi orang-orang mu'min, bukan orang-orang yang fasik.
      Firman Allah:

      Dialah tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung. Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-NYA, dan Allah melepaskan halilintar lalu menimpakan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dialah Tuhan yang maha keras siksanya. (Q.S. Ar Ra'd : 12-13)
      Dan ada pun kaum tsamud maka mereka telah kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai buta (kesesatan) dari petunjuk itu maka mereka disambar petir azab yang menghinakan disebabkan apa yang mereka kerjakan. Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka adalah orang-orang yang bertaqwa (Q.S. Fushshilat : 17-18)
      Atau seperti (orang-orang yang tertimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karen (mendengar suara) petir, sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir. (Q.S. Al-Baqarah : 19)
      Ahli kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan sebuah kitab yang turun dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. mereka berkata : "Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata." maka mereka disambar petir karena keazlimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata. (Q.S. An-Nisa : 153)
      Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, lalu mereka disambar petir dan mereka melihatnya (Q.S. Adz-dzaariyaat : 44)
      Dan masih banyak ayat-ayat lainnya.

      "Marilah kita hidup berdampingan secara rukun, damai, saling menghormati, dan menghargai sesama manusia seagama maupun berbeda agama, dengan makhluk Allah yang lain baik yang terlihat secara kasat mata atau pun yang tidak terlihat secara kasat mata, agar hidup semakin indah untuk mendapatkan ridho dan ampunan Allah SWT."

      Hapus

Share It