PADEPOKAN ILMU KEDIGJAYAAN TANAH KAMULYAN diasuh oleh KI AGENG KAMULYAN Menangani Berbagai Problem Anda : MERUKUNKAN SUAMI ISTRI, PENGASIHAN, WIBAWA, REJEKI, PENGLARIS, KESUKSESAN, KARIR, JABATAN, KEARTISAN & BERBAGAI PENYAKIT DALAM SERTA PENYAKIT YANG SUSAH DISEMBUHKAN, INSYAALLAH ATAS IZIN ALLAH SEMUA BISA DITANGANI. JAM PRAKTEK PAGI JAM 08.00-18.00 WIB, MALAM JAM 20.30-22.30WIB BUKA SETIAP HARI. Alamat : Desa Kambangan RT 27/06 Blok Kamulyan kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal. Telp (0283) 6127773 HP. 082137388880, 085869999379,081902066616, 085747777735 (Ki Ageng Kamulyan)

Minggu, 19 September 2010

SEJATINYA ILMU SYEH SITI JENAR

Sebelumnya marilah kita tengok mengenai sejarah Nabi Muhammad SAW, beliau mendapat wahyu salat 5 waktu dari Allah SWT, melalui perjalanan Isra’ Mi’raj. Salat 5 waktu ini di khususkan untuk umat Nabi Muhammad sebagai umat Islam. Namun sayangnya sekarang banyak yang mengaku umat islam terutama yang mempelajari ilmu Allah pada kenyataannya tidak menjalankan salat 5 waktu, itu keliru. Sedangkan Allah SWT memberikan kelebihan-kelebihan bagi hambanya :
1. Mukjizat : kelebihan yang dimiliki para Nabi
2. Karomah : kelebihan yang dimiliki para Wali
3. Maunah : kelebihan yang dimiliki orang-orang mu’min
Seperti contoh halnya Syeh Abdul Qodir Jaelani (wali dunia) untuk mendapatkan karomah, ujiannya pun luar biasa, saat beliau mengerjakan salat sunah 1000 rakaat, datanglah iblis berbentuk cahaya yang mengaku Allah SWT dan berusaha untuk menggagalkan sholatnya, tetapi beliau tidak memperdulikan dan tetap menjalankan salat sunah tersebut. Akhirnya beliau mampu dan lulus sehingga ia mendapatkan “Karomah” dari Allah yang membawa beliau ke jalan yang diridhoi Allah SWT. Begitu pun dengan karomah yang di miliki “Syeh Siti Jenar” dan “Wali Songo” (Wali Jawa), mereka sebagai umat islam tentunya menjalankan salat 5 waktu sebagaimana yang dilakukan kanjeng nabi Muhammad SAW. Jadi kalau memang ada orang yang mengaku belajar ilmu Allah, tanpa menjalankan syariat salat 5 waktu dan syariat lainnya itu adalah salah besar dan mungkin akan jauh dari ridho Allah, bahkan karomah atau pun maunah hanya akan menjadi khayalan belaka.
Kita kembali ke sejarah Syeh Siti Jenar, dulu saat beliau belajar ilmu Allah tiap hari beliau menjalankan salat 5 waktu di masjid, bahkan salat sunah dijalankan setiap saat dan tidak ketinggalan pula puasa wajib dan sunah, hingga beliau mendapatkan karomah dari Allah. Saat beliau selalu menjalankan salat di masjid, ia selalu menjadi bahan pembicaraan masyarakat sekitar, “kenapa tiap hari salat terus, kapan ia mencari makan?”. Akhirnya beliau melakukan salat tanpa diketahui masyarakat, kadang di sawah dan lebih banyak mengerjakan salat di rumah. Disitulah akhirnya masyarakat memfonis bahwa Syeh Siti Jenar tidak sholat dan dianggap sesat karena tidak menjalankan syariat islam. Berbeda dengan tanggapan “Wali Songo” terhadapa Syeh Siti Jenar, para Wali Songo hanya ingin meredakan kesombongan Syeh Siti Jenar yang selalu menggunakan ilmu kesaktiannya di depan masyarakat awam, akhirnya para Walisongo yang dipimpin oleh Syeh Maulana Malik Ibrahim mengutus “Syeh Sunan Kalijaga” atau Raden Mas Said, dan disitulah mereka masing-masing menggunakan ilmu kesaktiannya yang akhirnya dimenangkan oleh Sunan Kalijaga karena dengan kerendahan hatinya. Akhirnya Syeh Siti Jenar mengakui kekhilafan serta sadar kembali, disitulah mungkin adanya prediksi masyarakat menganggap ajaran Syeh Siti Jenar tidak benar. Jadi saya garis bawahi, bahwa Allah SWT akan memberi kelebihan kepada hamba yang dikehendaki, dengan catatan harus disesuaikan dengan syariat islam yang dijalankan kanjeng Nabi SAW. Beliau (Kanjeng Nabi Muhammad) saja yang sudah mendapat ampunan dari Allah SWT, tetap menjalankan salat wajib, puasa wajib, salat sunah dan selalu puasa sunah. Mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca blog saya terutama bagi yang sedang mencari ilmu Allah dan ingin mendapatkan ridho Allah SWT.
MOTTO:
“saat anda melakukan dzikir Lailahaillallah janganlah didasari hawa nafsu maka akan timbul “ketenangan” yang luar biasa, tetapi jika saat berdzikir lailahaillallah didasari hawa nafsu dan amarah, maka efek yang akan berpengaruh pada diri anda adalah “kegelisahan”. Percaya atau tidak tapi itu fakta dan selalulah dalam hati berdzikir kalimah lailahaillallah di mana pun berada.”

17 komentar:

  1. very good very fine, not good never mind, tidK BAGUS CARI YANG LAIN SAJA . GITU AJA KOK REPOT

    BalasHapus
  2. yth pendekar petir...assalamualaikum.. apakah kita lebih baik jika kita langsung meniru tata cara NABI MUHAMMAD SAW..agar kita tidak tersesat nantinya..sejatinya kita milik ALLAH n kita kembali kepadanya AMAL N KEBAIKAN yang menyelamatkan kita di akherat...maf pak bila kata2 saya terlalu berlebihan saya manusia biasa

    BalasHapus
  3. @owalah: wa'alaikum salam, terimakasih atas komentarnya, saya ingin sekali meniru tata cara Kanjeng Nabi Muhammad, tetapi yang sekarang terjadi, banyak faham dan aliran dalam Islam yang mengaku bahwa ajaran mereka adalah murni dari kanjeng nabi, tetapi banyak juga diantara faham dan aliran tersebut disalagunakan untuk kepentingan kelompok-kelompok yang bersangkutan, hingga akhirnya yang mereka kibarkan bukan lagi Islam yang rahmatan lil 'alamin, tetapi doktrin-doktrin yang membahayakan, menganggap orang yang tidak sesuai dengan faham dan aliran adalah musyrik,sesat, dan kafir. Apabila ini yang terjadi maka Islam akan membawa kehancuran bagi manusia dan alam semesta, yang pasti faham ini akan menghalalkan darah orang lain yang tidak sepaham untuk dibunuh, padahal yang mempunyai hak untuk mencabut nyawa hanya Allah SWT, bukan manusia yang penuh dengan noda dan dosa. Marilah kita jadikan Islam benar-benar agama yang penuh rahmat bagi manusia dan alam semesta ini, agar tercipta kehidupan yang penuh dengan kedamaian dan agar mendapat Ridho Allah, AMIN. Mohon Maaf jika kata-kata saya kurang berkenan dan ada kesalahan, saya hanya manusia bodoh yang selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dimata Allah.

    BalasHapus
  4. Yo bener lur, Gara-gara banyak orang Islam yang nuduh kapir, sesat, musyrik terhadap saudaranya sendiri sesama manusia dan ciptaan Gusti Allah dan berjalan terus menerus hingga kini. Maka benarlah sudah kalau laku Agama mereka itu "palsu semua". Mereka kalau dikritik marah besar, padahal yang mengkrtitik ya saudara sendiri --- Isalam. Ngaku keturunan Raosul padahal lakunya bregajul, malas kerja maunya kecukupan. Ngobrol kesana-kemari, tapi umat ditelantarkan. Gusti Allah itu "ora sare" menyama' dan membashor mereka. Tapi dasar cubluk, yang merasa pinter sendiri. Lulus sekolah Sanawi saja sudah ngaku jadi Wali Majdub. Maka jangan heran, kalau akhir jaman ini berlaku hukum yang baru" logico-hipotetico-oposito" bukan lagi "logico-hipotetico-verivikatif". Artinya kalau kita mau cari kebenaran maka harus pedomannya dibalik (hipotetico-oposito). Misalnya, yang merusak hutan adalah kementerian kehutanan, yang merusak kadilan adalah kementerian hukum dan Ham, yang merusak jalan adalah kementerian PU, yang merusak pemerintahaan adalah kementerian dalam negeri. Atau kita bisa perhatikan bahwa yang merusak mora agama adalah kementerian agama. Yang menghancurkan aspirasi rakyat adalah lembaga DPR. Harimau sudah mulau makan pawangnya. Demikian pula sekarang "Mbah Marijan sudah disrudug Wedus Gembel". Setuju karepmu ora karepmu, yang merusak agama Islam adalah Orang yang ngaku "Pejuang Islam" itu. Para Kyai pada mulai mengalihkan kiblat, yang harusnya kepada Allah, diarahkan ke dirinya sendiri. Nauzubullah humindalik. Dongaku sih muga-muga aku mlebu Nerakane Gusti Allah. Saya kira enak lah wong yang punya saja Gusti Allah. Amin.

    BalasHapus
  5. Di Negeri ini sejarah sudah dimanipulasi....
    kalau dikatakan Syech siti jenar kalah kesaktian, sebenarnya tidak...
    Dia lebih bijak dari Kalijaga..

    BalasHapus
  6. sebab benar syech siti jenar hebat kesaktianlah, dia mengambil utk kalah. sebab mengalah utk menang.

    BalasHapus
  7. assalamu'alaikum wr.wb
    saudaraku ki bonthot, ilmu Allah itu sangat luas dan yang kita dapat adalah sesuai dengan tingkat pemahaman kita. kadang kita beraggapan ilmu yang sudah kita dapat merupakan karunia dari Allah padahal itu belum tentu karena bisa saja itu cobaan bagi kita.
    saya hanya berpesan jangan pernah menjual ayat ayat Allah dengan dunia kalau anda mau bantu seseorang bantulah dengan ikhlas tanpa pambri.
    paara arif bilah yang sudah melewati tingkat ma'rifat kedudukannya malah mereka takut menerima karomah dari Allah sehingga mereka hidup zuhud dengan kepapaan, yang mereka harap hanyalah ridho Allah dengan bisa melihat wajah Allah di yaumil akhir.
    Maaf kalau ada kata kata saya yg tidak berkenan di hati anda
    wasam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ilmu Allah begitu luas, maka tidak mudah mencapai gerbang ma'rifat mukasyaah, karena itu harus melalui beberapa tahap yang tidak bias dilewatkan dan harus dilaksanakan secara kaffah.
      Adapun tahapan keilmuwan menuju kesempurnaan:
      1. Syari'at (Al Qur'a, dan As Sunnah)
      2. Tarekat (Proses implementasi pelaksanaan secara lahir batin)
      3. Hakekat (Pemahaman niai keimanan, ketauhidan dan ketaqwaan)
      4. Ma'rifat (Menal Allah sebagai sang Maha Pencipta dan memahami arti hidup kita dan diciptakannya kita ke alam dunia ini. QS Az Zariyat ayat 56. وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
      artinya: Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

      Maaf kalau ada kata kata saya yg tidak berkenan di hati anda
      Wassalam

      Hapus
  8. Assalam,
    Apa yang saya tahu siti jenar bukan benar.. wallahualam

    BalasHapus
  9. Assalam..saya cuma inggin mluruskn..ALLAH dah siti jenar sudah mnyatU itu bnr..klo tidak ada ALLAH manusia tidak bisa hidup..bagi yg tidak paham akan menganggap diri'y TUHAN..9 wali benar seh siti jenar jg benar..jadi tidak ada yg di salahkn..karena ALLAH tidak merahasiakan sesuatu apapun kpada hamba'y klo manusia itu mau bljar dan mngenaL tuhan'y...buat apa sholat klo qta tidak mngenaL TUHAN qta..coba BACA KMBALI QTAB SUCI ALQURAN,,aL halaj dan siti jenar benar..mereka sudah bisa menyatu dng ALLAH krna sudah tidak ada dinding pemisah..para wali 9 cuma tkut smua orang mngaku diri'y tuhan maka'y siti jenar di hukum..

    BalasHapus
  10. Ass,,,maaf sblum'y.para wali mnghukum syeh siti jenar bkn karna sombong tp karana mngaku sudah brsatu dng ALLAH..itu kbnaran knp harus d tutup2n,,ALLAH saja sudah mnjelaskn ALLAH tidak merahasiakn sesuatu apa pun kpda hmba'y klo dy mau blajar..para wali takut klo ajaran'y syeh siti jenar bisa mmbuat smua yg blajar kpada'y mengaku TuhaN..klo smua orang paham arti dari manusia ciptaan ALLAh..pasti dy bilang syeh siti jenar bnar..ALLAH ESA 1 tpi klo dy mau beurbah jadi banyak tidak ada masalah dy MAHA KUASA..jin aja bisa bkin kembar jdi 4,,ALLAH mau jdi juataan juga ga ada masalh dy pemilik alam semesta tidak ada yg mustahiL...!!wss

    BalasHapus
  11. ini sih cerita konyol bin mbanyol,, masa maulana malik ibrahim dengan masa sunan kalijogo beda jauh bro,, malik ibrahim udah tua kalijogo masih ingusan,, g mungkin bisa ketemu dalam 1 forum, malik ibrahim walisongo generasi 1 sedangkan kalijogo generasi 3,, ahh cerita konyol maca gini yg bikin rusak aqidah... baca dulu babat tanah jawi versi goyrs kraff ato yg laen sebelum copas artikel ato nulis artikel gak jelaas gini

    BalasHapus
  12. Coba jelaskan perbedaan yang mendasar antara:
    Mukjizat
    Karohmah
    Hikmah/Maunah
    Istidraj
    Sihir

    silahkan mampir ke http://panjispiritual.blogspot.com
    Mudah-mudahan anda bias menemukan pencerahan.

    Wassalam

    BalasHapus
  13. Àsllkm****Allahhu akbar....tak ad manusia yg sempurna!! Kesempurnaan hanya milik allah@ saya hnya mao comment gtu aja *wassalam...

    BalasHapus
  14. Mohon Maaf ..Kpd yg membndngkan/menilai.bhwsnya Hanya Alloh yg berhaq menilai Siapa yg Lebih baik Krn Alloh maha tahu apa2 yg tersembunyi dihati manusia.lebih baik ber baik sangka.bahwa sunan kalijaga Dan syech siti jenar adalah wali Alloh.

    BalasHapus
  15. Musti senantiasa bijaksana dalam menyikapi segala sesuatu. Akan lebih baik jika yang memberikan pernyataan adalah DIRI. Maka temukanlah Dirimu maka kau akan mengerti tentang Hakikat Syekh Siti Jenar. Carilah seorang Guru Mursyid untuk menyatakan itu bagimu Saudaraku semua. Semoga Allah limpahkan Rahmat dan kemuliaan bagimu.

    BalasHapus

Share It